ores
  • about
  • contact
  • sitemap

CloudLinux SHEHOSTER Jelek dan Mengecewakan

3 February 2018

Hanya berbagi pengalaman dalam mencari hosting setelah hampir 10 tahun mengenal apa itu PHP, blog, web, domain dan istilah lain yang berkerabat dengan dunia internet. Hampir sama dengan ketika kita menyukai seseorang, maka kita akan mencari informasi sebanyak – banyaknya tentang orang tersebut baik buruknya orang tersebut sampai kebiasaan dan hobinya. Singkatnya, sebelum saya memutuskan untuk “meminang” sebuah paket hosting, insting saya akan mencari kejelekan dari sebuah layanan penyedia hosting yang menjadi target inceran saya. Dalam hal ini saya mengincer SHEHOSTER yang katanya sudah malang melintang cukup lama di dunia hosting. Dan hal utama yang saya cari adalah tentang review CloudLinux SHEHOSTER Jelek dan Mengecewakan di halaman pencarian paling populer dijagat maya alias mbah gugel.

review cloudlinux shehoster
Sebelum mengenal dan menambatkan blog saya ke SHEHOSTER, saya sudah mengenal beberapa penyedia jasa dmain dan hosting yang menawarkan fitur – fitur canggih. Namun dibalik kecanggihan tersebut ada “MAHAR” yang harus saya serahkan. Kalau kata orang “ada harga ada rupa”, maksudnya mungkin semakin mahal harga suatu barang maka semakin baguslah barang itu.

Namun bagi manusia awam yang dengan keterbatasan budget, saya mencari hosting yang murah namun mau memberi performa yang bagus. hahaha, saya memang payah dan egois dalam hal ini.

Pernah saya mencoba untuk menyewa hosting dengan kisaran harga 8000 – 10.000 per bulan. Namun kembali ke pepatah ada harga ada rupa, maka ada sedikit kekecewaan mengenai performa yang saya dapatkan.

Memang ketika saya test menggunakan GTMetrix atau pingdom tools, performance grade cukup bagus, namun ketika dilihat dari load time yang dibutuhkan, saya masih kurang puas. Selain itu, secara real ketika saya mengetikkan URL di web browser setelah saya clear semua cache, ada delay beberapa detik sebelum blog saya dapat tampil.

Bagi sebagian orang mungkin hal tersebut tidak disadari alias biasa saja, namun buat saya kok agak menggelitik karena teknologi jaman sekarang sudah mengalami banyak peningkatan yang cukup signifikan.

Singkatnya saya menemukan SHEHOSTER dalam beberapa review tentang penyedia jasa hosting di indonesia. Kesan pertama ketika saya membuka web shehoster adalah, WOW. Karena cepat sekali loading halaman indexnya. Logika saya, bagaimana mungkin penyedia hosting mampu memberikan pelayanan yang cepat jika web-nya sendiri lemot.

Paket hosting cloudlinux shehoster

Hal selanjutnya yang saya korek adalah mengenai paket hostingnya. SHEHOSTER memiliki 3 paket hosting ketika saya mendaftar menjadi customernya yaitu : Hosting unlimited domain, hosting bandwidth, dan shoutcast hosting radio streaming. Sesuai kebutuhan saya, saya memilih paket hosting bandwidth.

 

review cloudlinux shehoster
 

ada hal yang membedakan shehoster dengan yang lain, mengapa disaat yang lain menggemborkan “UNLIMITED BANDWIDTH” justru shehoster masih membatasi bandwidth yaitu 10GB per bulan untuk paket terkecilnya. Namun hal tersebut terjawab oleh logika saya, mana ada sih bandwidth yang unlimited, yang ada adalah bandwidth yang sangat – sangat besar tapi tetap ada batasnya dong. Dan saya tidak ada masalah dengan batasan tersebut, toh pengunjung blog saya masih sedikit.

akhirnya saya order paket terkecil dari shehoster yaitu paket B250 dengan biaya 70rb per tahun. Secara kalkulator biaya yang harus saya siapkan perbulannya untuk domain web.id dan hosting adalah

(70.000 + 55000)/12 = 10.416,666666666666

Ada hal yang membuat saya tercengang setelah order saya diterima dan paket hosting saya diaktifkan, setelah saya lihat detailnya, paket B250 shehoster memiliki PMEM atau Physical Memori sebesar 1GB dan Virtual Memory sebesar 2GB. Bayangkan, dengan harga segitu, penyedia jasa yang lain hanya memberi separuhnya saja alias 512 MB bahkan ada yang masih dibawah itu.

 

review cloudlinux shehoster
 

Dan setelah saya install CMS wordpress dengan settingan standart, saya test performa blog saya dengan tool online. dan hasilnya …

 

review cloudlinux shehoster
 

review cloudlinux shehoster
 

review cloudlinux shehoster

NOTE : hasil test diatas dalam keadaan postingan baru 2 biji, hasil saat ini mungkin sudah berbeda

Sekarang blog saya siap untuk diisi konten dan siap untuk dijelajahi. jadi, jika anda berfikir bahwa CloudLinux SHEHOSTER Jelek dan Mengecewakan silahkan anda berfikir satu kali lagi sebelum anda kecewa karena mengesampingkan shehoster. Demikian sedikit review tentang cloudlinux shehoster.

COMMENTS

Leave a Reply