ores
  • about
  • contact
  • sitemap

7 Alasan Saya Berambut Cepak

16 October 2018

Postingan ini merupakan jawaban dari beberapa pertanyaan dari fans teman – teman saya tentang kenapa saya yang semula gondrong tiba – tiba semi gundul alias cepak sangat. Jadi, ada beberapa alasan mengapa orang berpenampilan ekstrim atau berani tampil beda walau hal tersebut tidak memberikan efek apa – apa terhadap dirinya sendiri. Begitu juga dengan saya, saya memiliki alasan tersendiri mengapa tampil seperti sempolan ayam ini. Jadi, jika anda mencari artikel tentang 7 alasan orang berpenampilan ekstrim atau mungkin dengan kata kunci pola pikir manusia ekstrim, maka anda tidak akan menemukan jawaban dari pertanyaan tentang alasan saya tersebut, karena saya tidak sedang mengikuti tren atau mencari sensasi dan tidak pula sedang melanggar prosedur tampil keren, tapi saya sedang mencari sambel terasi.

7 alasan orang berpenampilan ekstrim

Penyeimbang Produksi

alasan pertama saya adalah sebagai penyeimbang produksi. Produksi yang saya maksud adalah produksi pisau cukur terutama ukuran kecil. Jika tidak ada orang yang mau memakai ukuran pisau 0,5 cm, 1 cm, 2 cm, dan yang mendekati maka saya khawatir lama kelamaan produksi pisau cukur ukuran itu akan segera gulung tikar. Bayangkan, betapa sedih bos pisau cukur jika barang yang diproduksinya tidak laku dipasaran. Anak, istri, selingkuhan, dan cucu cucu mereka mau dikasih makan apa ?

Jadi, saya dengan senang hati dan penuh kesadaran tanpa paksaan bersedia memakai pisau cukur ukuran tersebut, dengan harapan akan ada secercah harapan buat si produsen pisau cukur untuk tetap bertahan dan semangat dalam berinovasi didalam bidang perpisau cukuran.

Meringankan Pekerjaan Orang Lain

Dalam hal ini, saya ingin meringankan beban pekerjaan dari si tukang cukur. Saya sadar bahwa melayani banyak kepala tentunya banyak juga permintaan. Dengan adanya banyak permintaan maka akan banyak energi yang terkuras.

Bayangkan jika saya datang ke tukang cukur dengan membawa peta area kepala saya. Kemudian bilang untuk zona sekian sampai sekian ukurannya sekian cm, zona ini ukurannya segini, dan seterusnya. Riweuh kan ???

Untuk itu saya bilang, udah pak ratain aja biar cepet kelar dan bapak bisa cepat istirahat atau melayani kepala yang lain

Saving Cost

Nah, ini sebenarnya imbas atau efek domino dari saya cukur cepak. Disini saya tidak akan menjelaskan secara rinci dan actual karena masing – masing orang akan berbeda dalam memahami dan mendalami tentang costing. Karena ada teman saya yang bilang jika urusan uang adalah urusan yang sangat sensitif. Jadi saya tidak akan menyinggung banyak tentang keuangan.

OK, saya simulasikan saja

Jika saya gondrong, maka setiap saya keramas akan menghabiskan 1 saset shampoo. Jika seminggu saya keramas 3 kali maka dalam sebulan atau 4 minggu akan menghabiskan 4×3 = 12 saset shampoo. Jika 1 saset shampoo harganya Rp. 1000,- maka anggaran saya membeli shampoo 12xRp. 1000,- = Rp. 12.000,-

Ketika saya potong cepak, 1 saset shampoo bisa untuk 3x pakai bahkan seminggu tidak memakai shampoo sama sekali. jadi penghematan sangat terasa dari sisi pershampooan.

Belum lagi ketika saya gondrong, saya butuh hari dryer untuk mengeringkan rambut, butuh minyak goreng rambut, butuh condotioner. Bahkan volume air untuk shampoan juga berbeda.

Silahkan dihitung itu berapa penghematannya

Jadi, jangan memandang miring orang gundul karena akan membuat sakit leher

OK, demikian penjelasan saya terkait dengan penampilan saya. So, tidak usah mencari cari di internet dengan mengaitkan saya dengan 7 alasan orang berpenampilan ekstrim diluaran sana. Demikian postingan tidak mutu saya sebagai pengisi konten blog biar gak sepi.

COMMENTS

Leave a Reply